Blog

  • Teatrikal dan Robotika Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan MAN 1 Bojonegoro

    Teatrikal dan Robotika Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan MAN 1 Bojonegoro

    Seluruh civitas akademika madrasah MAN 1 Bojonegoro mengadakan beberapa puncak kegiatan yaitu Hari Santri Nasional, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang dikemas menjadi satu dalam momentum upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021. Bertempat di halaman madrasah setempat. Rabu (10/11/2021).

    Dalam konferensi persnya ke awak media, Kepala MAN 1 Bojonegoro M. Saifuddin Yulianto, S.Ag,M.Pd.I menyampaikan bahwa seminggu sebelum peringatan Hari Pahlawan di madrasah ini diselenggarakan belasan lomba. Pada upacara peringatan Hari Pahlawan yang tampil sebagai pembina upacara adalah siswa yang juara orasi di madrasah ini.

    “Awalnya kami tak percaya jika siswa ini akan mampu tampil sebagai pembina upacara, akhirnya kekuatiran itu sirna tatkala siswa itu mampu tampil dengan sempurna dihadapan peserta upacara, sungguh penampilan yang luar biasa,” puji Pak Udin panggilan akrab orang nomor satu di madrasah ini sekaligus Kyai asal Plumpang dengan bangga. 

    Selain itu tampil juga juara lomba paduan suara, Teatrikal siswa tentang aksi heroik perjuangan arek-arek Surabaya merebut kemerdekaan yang dipimpin Bung Tomo dan demo Robotika karya siswa memeriahkan peringatan Hari Pahlawan yang diselenggarakan madrasah ini.

    Pada kesempatan yang sama dihadapan peserta upacara bendera peringatan Hari Pahlawan juga diadakan penandatanganan kerjasama atau MoU dengan Universitas Sunan Giri (Unigiri) Bojonegoro. (bp).

  • MAN 1 Bojonegoro Terapkan Digitalisasi Pendidikan

    MAN 1 Bojonegoro Terapkan Digitalisasi Pendidikan

    Digitalisasi pendidikan mulai diterapkan sekolah-sekolah di bawah Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Seperti ditunjukkan Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) 1 Bojonegoro.

    Lembaga pendidikan setara Sekolah Menengah Atas (SMA) ini meluncurkan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PTSP) secara digital. Sistem ini mulai diberlakukan dan telah di resmikan oleh Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Bojonegoro, Suhaji.

    PTSP merupakan program terobosan atau inovasi dalam rangka peningkatan layanan publik, memangkas birokrasi pelayanan dan sebagai upaya menciptakan good governance yang baik di lingkungan Kementerian Agama .

    Penerapan PTSP di lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pada masyarakat dalam hal pelayanan publik.

    “Proses pelayanan terpadu satu pintu akan mempercepat proses pelayanan, efektifitas dan efisiensi waktu mulai pengurusan hingga penyelesaiannya, karena semua dilakukan dalam satu pintu,” kata Suhaji dikutip Kamis (8/4/2020).

    Menurut Suhaji, hingga saat ini sudah ada dua lembaga sekolah yang telah memberlakukan sistem pelayanan terpadu satu pintu di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. “Ada dua lembaga yang sudah menerapkan pelayanan terpadu satu pintu, yaitu MAN 5 dan MAN 1 Bojonegoro ini, tetapi yang MAN 5 masih manual,” jelasnya.

    Kepala Sekolah MAN 1 Bojonegoro, Syaifuddin Yulianto mengatakan, penerapan PTSP di MAN 1 memang bukan yang pertama di lingkungan Kementerian Agama Bojonegoro, Jawa Timur. Sebab, sebelumnya sudah ada MAN 5 Bojonegoro dan Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, sudah lebih dulu menerapkan PTSP kepada siswa dan masyarakat.

    Tetapi, penerapan PTSP di MAN 1 Bojonegoro konsepnya tentu berbeda dengan PTSP yang ada di lembaga sekolah lainnya. “Penerapan PTSP di lembaga MAN 1 Bojonegoro ini lebih lengkap, semua sudah serba digitalisasi mulai dari tahap awal hingga selesai dan itu terkoneksi ke handphone kepala sekolah,” kata Syaifuddin Yulianto.

    Syaifuddin menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk sistem PTSP di MAN 1 Bojonegoro akan terus diperbaiki dan nantinya dapat di akses melalui teknologi gadget.

    “Sambil berjalan kita akan perbaiki terus sistem digitalisasi yang ada dan nantinya aplikasi PTSP di MAN 1 Bojonegoro bisa diakses melalui handphone atau gadget,” jelasnya. (at5)

  • Peresmian PTSP dan Perpustakaan Digital MAN 1 Bojonegoro

    Peresmian PTSP dan Perpustakaan Digital MAN 1 Bojonegoro

    Pada hari Rabu 7 April 2021, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro Drs.H.Suhaji.,M.Si meresmikan kegiatan launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Perpustakaan Digital Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro. Kegiatan tersebut diadakan bertempat di halaman MAN 1 Bojonegoro. Rabu (7/4/2021).

    Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro beserta Jajarannya, Kepala MAN 1 Bojonegoro beserta Jajarannya, Ketua Komite MAN 1 Bojonegoro, Mitra Bank BRI-BNI 46-Mandiri, Perpusda Kabupaten Bojonegoro, DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, serta tamu undangan.

    Mengawali sambutannya, Kepala MAN 1 Bojonegoro M. Saifuddin Yulianto,S.Ag.,M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya launching ini dan ucapan terima kasih kepada tamu undangan yang berkenan hadir pada hari ini.

    “Keberadaan PTSP ini bertujuan untuk mempermudah layanan administrasi guru, siswa, serta masyarakat terkait semua pelayanan pendidikan. PTSP ini juga untuk meningkatkan pelayanan publik di MAN 1 Bojonegoro,” ujar Udin panggilan akrab orang nomor satu di madrasah ini.

    Kemudian Perpustakaan Digital ini bertujuan untuk memudahkan guru, siswa dan masyarakat dalam layanan literasi. Kapan saja di mana saja dibutuhkan dapat mengakses layanan literasi tanpa harus membawa buku.

    “Keberadaan PTSP dan Perpustakaan Digital di Mansabo ini diharapkan mampu menjawab tantangan jaman, jaman now di era milenial. Lebih simpel, efektif dan cost lebih murah,” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro Drs.H.Suhaji,M.Si., menyampaikan apresiasi kepada jajaran MAN 1 Bojonegoro atas keberadaan PTSP dan Perpustakaan Digital.

    Senada disampaikan Suhaji orang nomor satu di Kantor Kemenag Bojonegoro, bahwa PTSP dan Perpustakaan Digital ini untuk memudahkan akses pelayanan pendidikan dan informasi untuk peserta didik, wali murid dan masyarakat.

    Suhaji berharap MAN 1 Bojonegoro ini menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sekolah umum favorit berciri khas Agama Islam. (bp/sept)

  • Belajar Sekolah Siaga Kependudukan MAN 1 Bojonegoro

    Belajar Sekolah Siaga Kependudukan MAN 1 Bojonegoro

    Kepala MAN 3 Kediri, Slamet Hariyanto beserta rombongan yang terdiri dari Waka Kurikulum, guru kesenian, guru BK dan guru geografi berkunjung ke MAN 1 Bojonegoro. Maksud kedatangan mereka adalah ingin silaturrahim sekaligus melakukan study tiru proses pengelolaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) pada hari ini, Kamis 26 September 2019. Dalam sambutannya, Slamet Hariyanti mengatakan bahwa MAN 3 Kediri baru saja mendapatkan sosialisasi terkait pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dari OPD KB Kabupaten Kediri. Pihaknya berkeinginan mengembangkan MAN 3 Kediri menjadi SSK yang unggul seperti yang sudah dilakukan oleh MAN 1 Bojonegoro.

    Dalam acara tersebut, Drs. Syaifuddin, M.Pd.I selaku Kepala MAN 1 Bojonegoro menyambut baik kedatangan Tim MAN 3 Kediri ke Bojonegoro. Menurutnya kunci keberhasilan dari sebuah inovasi adalah ATM yaitu (Analisis, Tiru dan Modifikasi). Program-program unggulan yang dilaksanakan oleh MAN 1 Model Bojonegoro dalam mendukung keberhasilan Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga diantaranya :
    1. Memasukkan materi Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga kedalam RPP dan kegiatan ekstrakurikuler;
    2. Membentuk Pojok Kependudukan sebagai ruang konseling dan laboratorium kependudukan. Ruang ini sebagai pusat kegiatan kader kependudukan dan semua siswa untuk diskusi dan menambah pengetahuan terkait permasalahan materi Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga;
    3. Menciptakan lagu-lagu bertemakan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga yang dikemas dalam Album GenRe. Bahkan album tersebut sudah dibuat vidio klip dan diurus hak cipta lagu;
    4. Menciptakan senam dan tari GenRe sebagai media KIE yang atraktif;
    5. Pengelolaan mading bertemakan kependudukan oleh kader-kader kependudukan MAN 1 Bojonegoro;
    6. Pengembangan kelompok karyai lmiah bidang kependudukan;
    7. Pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R);
    8. Pengembangan blog smart data kependudukan sebagai media online yang bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun;

    Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi dan kunjungan langsung kePojok Kependudukan tersebut berlangsung hikmat. Dra.Nurhayati, MM selaku kasi Pendayagunaan Petugas Lini Lapangan wakil dari Dinas P3AKB Kabupaten menyampaikan bahwa Program KKBPK sangat sesuai jika disampaikan kepada para peserta didik setingkat SMA/MA. Para pelajar harus memahami terkait Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga sejak usia sekolah agar mereka memiliki pengetahuan yang cukup terkait penyiapan kehidupan berkeluarga. Materi – materi KKBPK tidak harus berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dan disisipkan kedalam materi pembelajaran yang ada.

    Di akhiracara, Kepala MAN 3 Kediri berterima kasih atas sambutan yang diberikanoleh MAN 1 Bojonegoro. Harapannya MAN 3 Kediri dapat menjadi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang unggul di JawaTimur. Tetap semangat mencetak generasi unggul yang cerdas dan bermartabat. Lebih baik madrasah, madrasah lebih baik.

  • Sekolah Siaga Kependudukan MAN 1 Bojonegoro

    Sekolah Siaga Kependudukan MAN 1 Bojonegoro

    Masalah kependudukan adalah masalah yang sangat penting dan menarik untuk di pertimbangkan , untuk itu permasalahan kependudukan dapat ditangani secara cepat dan tepat. Karena hal inilah pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerjasama dengan instansi pendidikan untuk bergabung dalam SSK yakni kepanjangan dari Sekolah Siaga Kependudukan. Salah satu sekolah yang turut andil didalamnya adalah MAN 1 Model Bojonegoro.

    Menurut Kepala MAN 1 Model Bojonegoro, Saifuddin Yulianto, hal yang melatar belakangi MAN 1 Model Bojonegoro ditunjuk sebagai bagian dari SSK tidak lain tidak bukan di kerenakan prestasi yang telah di raih oleh Siswa MAN 1 Model Bojonegoro, diantaranya, Juara 1 Pidato bidang Kependudukan yang diwakili oleh Sonia Arinta W. kelas XII UP 3 & juara 3 Esay Kependudukan yang diwakili oleh Putri Agustina Nur Baiti kelas XII UP 4 tingkat Provinsi pada tahun 2017.

    “Dengan ditetapkannya MAN 1 Model Bojonegoro sebagai SSK, maka pihak management sekolah menetapkan unsur materi kependudukan masuk ke dalam materi pembelajaran, diantaranya: Geografi, Biologi, Sosiologi, Ekonomi, Aqidah Akhlaq, Olahraga, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Perwujudan dari metode ini adalah dengan diciptakannya lagu bertemakan Kependudukan,” jelasnya.

    Selain memasukkan unsur kependudukan dalam materi pembelajaran, MAN 1 Model Bojonegoro juga menciptakan inovasi dengan menyediakan ruang Pojok Kependudukan dimana tersedia berbagai informasi kependudukan yang ada di kabupaten Bojonegoro. Misalnya: Usia dan Jenis kelamin, Angka Beban Ketenagakerjaan, Blog kependudukan dengan alamat sekolahsiagakependudukanmansabo.blogspot.co.id , perpustakaan mini, dll.

    “Dari inovasi Pojok Kependudukan inilah yang menjadikan Siswa MAN 1 Model Bojonegoro yakni  Safira Nurdiana kelas XII U IPS 2 berhasil meraih juara 1 provinsi dalam lomba Karya tulis ilmiah pada tahun 2018 dengan judul “Penggunaan Lagu dan Permainan Ular Tangga untuk Meningkatkan Minat Siswa Terhadap Pendidikan Siaga Kependudukan”,” paparnya. 

    Dengan pembimbing KIR IPS Ibu Hanik Fauziyah M.Pd serta Kepala Unit KIR Olimpiade Ibu Anita Wijayanti,M.Ed . [lis]